Stage Hypnosis

Belakangan ini saya di banjiri oleh pertanyaan-pertanyaan seputar stage Hypnosis, misalnya “Apakah dengan hypnosis kita bisa memerintahkan orang lain untuk berkata jujur?” atau “apakah dengan mempelajari Hypnosis kita bisa mengendalikan orang lain agar menuruti keinginan kita 100%?”…pemahaman yang salah tentang Hypnosis menjadi dasar dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Stage Hypnosis adalah sebuah fenomena yang unik, dan sering kali mempertunjukan kemampuan untuk mengendalikan orang lain. Akibatnya Hypnosis sering kali dikaitkan dengan unsur-unsur supranaturaln magis bahkan mistik. Pada beberapa acara tv yang bertemakan hypnosis, sering kita lihat betapa mudahnya seprang hypnotist “mengendalikan orang lain”.

Bagaimana hal itu bisa terjadi ?

Sesungguhnya hypnosis adalah efek psikologi biasa yang merupakan implementasi dari seni komunikasi yang sangat persuasif dan dapat di jelaskan secara logika. Kemampuan dalam menyeleksi klien, kemampuan dalam memilih kata yang tepat dankepercayaan diri yang tinggi untuk mencoba adalah kunci dari keberhasilan hypnosis.

Kira-kira apa yang akan terjadi jika saya berkata “Kelihatannya kamu gemukan yah, sebaiknya kamu diet deh..” kepada seorang teman wanita yang terlihat sangat menjaga penampillannya ?, kemungkinan besar wanita tersebut akan segera mencari timbangan dan walaupun angka di timbangan tidak menunjukan adanya penambahan berat badan entah kenapa di saat makan siang wanita tersebut akan mengurangi porsinya. Cerita diatas adalah contoh bagaimana bekerjanya sebuah sugesti. Bagaimana mudahnya kita dapat mengendalikan dan merubah prilaku seseorang hanya dengan memberikan kata-kata yang tepat, disaat yang tepat dan kepada orang yang tepat. Dan itulah hypnosis!

Apa itu stage hypnosis ?

Salah satu profesi di bidang hypnosis yang cukup popuker adalah stage hypnosis atau pemanfaatan hypnosis untuk kebutuhan hiburan. Sejak kelahiran hypnosis moderen, banyak sekali nama-nama besar yang mempelopori bidang ini, diantaranya adalah Ormond Mcgill yang di juluki sebagai “the dean of american hypnotist” dan di indonesia kita mengenal nama Romy Rafael yang juga cukup terkenal sebagai seorang stage hypnotist.

Karena stage hypnotist adalah bagian dari dunia hiburan maka pada dasarnya stage hypnotist tidak ada bedanya dengan profesi lain di ranah itu, misalnya pesulap, aktor dan lain sebagainya. Oleh karena itu secara teknis justru aspek entertainment yang lebih di tekankan di banding teknik hypnosis itu sendiri. Karena sesungguhnya stage hypnosis adalah suatu hiburan yang bertema hypnosis.

Seorang Stage Hypnotist bisa saja memiliki gaya dan teknik yang sama sekali berbeda dengan seorang Hypnotherapist karena dalam aplikasinya, seorang Stage Hypnotist wajib memiliki keterampilan menghibur bahkan dengan teknik-teknik spektakuler.

Di Indonesian Institute of Mind Science, kami memiliki materi khusus yang bukan sekedar mengajarkan Anda bagaimana melakukan Hypnosis tetapi kami akan mengajarkan Anda bagaimana menjadi seorang Stage Hypnotist profesional, mulai dari membangun karakter, seting panggung, psikologi panggung bahkan kami memiliki trik khusus untuk mengatasi hal yang paling buruk sekalipun.